Home » » Harga Beras Melambung, Spekulan Cari Untung. Bagian Dua

Harga Beras Melambung, Spekulan Cari Untung. Bagian Dua


Tulisan sebelumnya Harga Beras Melambung, Spekulan Cari Untung. Bagian Pertama
---

Pedagang mengoplos beras bulog yang kualitasnya dinilai sangat buruk dan tidak layak konsumsi.

Praktek pengoplosan beras dengan cara seperti itu bukanlah hal yang baru bagi sebagian pedagang, mencampurkan dua jenis berbeda kualitas sudah dilakukan sejak lama.

Bagi para pedagang setelah dioplos beras kualitas bagus justru bisa turun harga, namun bagi masyarakat miskin hal itu justru membuat harga beras kualitas rendah yang biasanya berharga  murah menjadi naik, karena telah bercampur dengan beras berkualitas bagus.

Dari beberapa langlah spekulasi yang diambil para pedagang justru menganggap ketika naiknya harga beras terjadi akibat menipisnya stock beras yang sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Strategi pemerintah yang kurang tepat menjadi salah satu penyebabnya.

Menipisnya stock beras diduga terjadi digudang-gudang bulog, ketiadaan stock beras dibulog inilah yang diduga membuat pemerintah tak bisa leluasa melakukan operasi pasar untuk menekan harga beras dipasaran.

Namun pihak bulog membantah dugaan itu, operasi pasar yang sempat mengalami keterlambatan bukan karena stock yang menipis melainkan perubahan sistem penyaluran atau distribusi.

Timbun menimbun beras dimasa paceklkik bukanlah praktek baru yang terjadi dipasar beras. Pemerintah pun seharusnya sudah bisa mengetahui dan memiliki data pihak-pihak mana saja yang mencoba bermain nakal.

Pemerintah bisa bertindak tegas dengan memperingatkan atau memberikan sanksi kepada mereka.

Pemerintah semestinya mengevaluasi kebijakan yang diambil terkait beras agar permasalahan seperti ini tak terus berulang saat masa peceklik datang.

Mulai dari kebijakan pra produksi hingga pasca produksi termasuk mengatur dan mengawasi prroses penyulurannya hingga sampai ke masyarkat.

Sebagai makanan pokok utama beras akan selalu menjadi kebutuhan yang terus dicari oleh masyarakat.

Setiap gejolak terkait harga beras yang terjadi dipasaran akan langsung dirasakan oleh masyarakat, untuk itu kebijakan yang diterapkan pemerintah diharapkan bisa lebih sistematis dan berpihak kepada rakyat.

Jangan sampai kesulitan ekonomi yang dirasakan karena harga beras meningkat justru menjadi kesempatan bagi sebagian pihak untuk mengeruk keuntungan sesaat.

Sumber:
Trans7
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup