Home » » Menolak Ganti Nama Tuhan Dengan Alasan: Apalah Arti Sebuah Nama

Menolak Ganti Nama Tuhan Dengan Alasan: Apalah Arti Sebuah Nama

Nama_Tuhan_Apalah_Arti_Sebuah_Nama

Seminggu belakangan ini ramai diberitaan tentang seorang pria yang memakai identitas nama 'Tuhan'. Pria berusia 42 tahun warga Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Glagah, Banyuwangi ini tetap bersikeras enggan mengganti nama 'Tuhan' dengan alasan pemberian orang tua.

Pro kontra nama 'Tuhan' terus terdengar selain alasan karena pemberian orang tua ada juga yang beralasan dengan memakai isitilah 'Apalah Arti Sebuah Nama',  

Diacara Hitam Putih 28 Agustus 2015 diundang 'pak tuhan' untuk diwawancarai, Deddy Corbuzier dan Tora Sudiro sempat mengeluarkan kata 'Apalah Arti Sebuah Nama'.

Disini kami coba jelaskan asal muasal kalimat 'Apalah Arti Sebuah Nama' dan tidak korelasinya antara alasan menolak mengganti nama 'Tuhan' dengan memakai istilah 'Apalah Arti Sebuah Nama'.
   
Asal muasal kalimat 'Apalah Arti Sebuah Nama'
'Apalah Arti Sebuah Nama', Istilah ini cukup terkenal entah sejak kapan tapi semasa kecil istilah ini sudah admin dengar.

Tapi mungkin baru sebagian orang yang tahu asal mula kalimat ini dan kalimat ini sebenarnya digunakan untuk apa?
 
Sependek telusuran admin digoogle ternyata kalimat ini asalnya milik William Shakespeare, kalimat ini digunakan William Shakespeare dalam karyanya yang mengisahkan percintaan Romeo dan Juliet, kisah roman ini sangat terkenal sampai-sampai novel dan filmya dirilis beberapa kali.   

Berikut ini admin tuliskan secara lengkap kalimat tersebut. Coba perhatikan teksnya secara lengkap baik itu kalimat-kalimat setelahnya dan sebelumnya.

Juliet:
"Hanya namamu yang menjadi musuhku. Tetapi kau tetap dirimu sendiri di mataku, bukan Montague. Apa itu "Montague"? Ia bukan tangan, bukan kaki, bukan lengan, bukan wajah, atau apa pun dari tubuh seseorang. Jadilah nama yang lain! Apalah arti sebuah nama? Harum mawar tetaplah harum mawar, kalau pun mawar berganti dengan nama lain. Ia tetap bernilai sendiri, sempurna, dan harum tanpa harus bernama mawar. Romeo, tanggalkanlah namamu. Untuk mengganti nama yang bukan bagian dari dirimu itu, ambillah diriku seluruhnya."


Harus dipahami bahwa untuk memaknai sebuah kalimat tidak bisa secara tekstual semata tapi harus lebih kepada konteksnya pula atau sebab lahirnya kalimat-kalimat tersebut, ini lah baru namanya penilaian pemaknaan kalimat yang adil. Memaknai sebuah kalimat hanya dari teks semata akan dianggap pemaknaan yang tidak lengkap. 

Kalau kalimat keluh kesah juliet ini dipahami secara tekstual semata maka akan disimpulkan bahwa Juliet tidak menganggap penting sebuah nama, padahal tidaklah demikian. Keluh kesah Juliet lahir dari rasa keputusasaannya melihat cintanya kepada Romeo ditentang mati-matian oleh sukunya sendiri dan suku Remeo, Juliet dari suku Capulet sedang Romeo dari suku Montague.

Andaikan percintaan Romeo dan Juliet direstui kedua suku apakah Juliet mau nama Romeo diganti saja dengan nama lain atau Romeo sekalian jangan memakai nama??? tentu tidak demikian. Jadi jelas kalimat Apalah arti sebuah nama yang digunakan Shakespeare itu untuk menggambarkan betapa putus asanya Juliet melihat penolakan sukunya dan suku Remeo.      

Pengarang kisah Romeo dan Juliet William Shakespeare sendiri tentu paham permasalahan ini, sangat tidak mungkin Dramawan dan penyair besar sekelas Shakespeare tidak menganggap penting sebuah nama. Andai Shakespeare masih hidup lalu ada yang mengganti judul Romeo & Juliet menjadi Romeo & Tukiyem pasti akan dipermasalahkan Shakespeare. 

Yang menjadi inti dari kalimat Juliet bukanlah penting atau tidakpentingnya sebuah nama, tetapi soal penerimaan sebuah identitas. Nama "Romeo" membawa identitas suku Montague suatu identitas yang tidak bisa diterima suku Juliet. Juliet tidak peduli Romeo berganti nama dengan apapun, selama sukunya (Capulet) bisa menerimanya. Intinya di sini bukan soal nama, tetapi soal penerimaan identitas. Sekali lagi, lihatlah konteksnya. (sumber: http://hoedamanis.blogspot.com)

Nah sekarang, coba bawa teks 'Apalah Arti Sebuah Nama' dengan permasalahan membela/membolehkan memakai indetitas kata 'Tuhan' sebagai nama, jelas tidak nyambung. Selain tidak nyambung dari sisi asal/sejarah konteks teks tersebut digunakan juga secara akal pun semua sepakat bahwa kata 'Tuhan' itu mempunyai arti, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata Tuhan mempunyai dua makna yakni sesuatu sesuatu yang diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sebagai yang Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb. kedua, sesuatu yang dianggap sebagai Tuhan.

Sumber:
http://hoedamanis.blogspot.com/
http://alescandraw.blogspot.com
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup