Home » » Inilah Cara Memandikan Dan Mengkafani Jenazah Korban Mutilasi

Inilah Cara Memandikan Dan Mengkafani Jenazah Korban Mutilasi

Cara Memandikan Dan Mengkafani Jenazah Korban Mutilasi

Inilah Cara Memandikan Dan Mengkafani Jenazah Korban Mutilasi

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Selanjutnya, terkait cara memandikan dan mengkafani korban mutilasi, berikut kami kesimpulan keterangan ulama hanafi,

Pertama, Burhanudin Ibnu Mazah mengatakan (terjemahan),
Jika hanya ditemukan potongan tubuh mayit, seperti tangan atau kaki, atau kepala saja, dia tidak dimandikan dan tidak dishalatkan, namun langsung dimakamkan.

Kemudian beliau menyebutkan keterangan dari Imamnya, disebutkan oleh al-Hasan bin Ziyad dari Abu Hanifah, beliau mengatakan
(terjemahan),

Jika ditemukan potongan tubuh mayat yang lebih utuh, dia dimandikan, dikafani, dishalati, dan dimakamkan. Dan jika ditemukan separoh jasad dan ada kepalanya maka dikafani, dimandikan, dishalati, dan dimakamkan.

Beliau juga mengatakan
(terjemahan),
“Jika terbelah memanjang separoh, dan ditemukan hanya separohnya, maka tidak dimandikan, tidak dishalati, namun dikubur dalam rangka memuliakan jasadnya. Jika ditemukan separoh jasad melintang tanpa kepala maka dimandikan dan tidak dishalati. Jika kurang dari separoh jasad dan ada kepalanya, dia dimandikan, dikafani, dikuburkan dan tidak dishalati.” (al-Muhith al-Burhani, 2:364).

Kedua, keterangan dalam Hasyiyah Ibn Abidin
(terjemahan),
“Jika ditemukan potongan anggota badan manusia atau ditemukan separoh badan terbelah memanjang atau melintang, cukup dibungkus dengan kain (tidak dimandikan), kecuali jika ada kepalanya maka dia dikafani.” (ar-Raddul Mukhtar, 2:222).

Dari beberapa keterangan di atas, kita bisa mengambil kesimpulan,
1. Potongan jasad mayat, ada yang disikapi sebagai layaknya manusia utuh dan ada yang disikapi bukan sebagai manusia.

2. Potongan jasad yang disikapi sebagaimana layaknya manusia, wajib dimandikan, dikafani, dishalati dan dimakamkan sebagaimana layaknya jenazah. Sebaliknya, potongan jasad yang tidak disikapi sebagaimana layaknya manusia, tidak dimandikan dan tidak dishalati, tapi cukup dibungkus dengan kain dan dikuburkan.

3. Potongan yang disikapi sebagai jasad manusia utuh:
Potongan jasad mayat yang lebih dari separoh, meskipun tanpa kepala
Potongan kurang dari separoh badan bersama kepala

4. Potongan yang disikapi BUKAN sebagai jasad manusia utuh
Hanya potongan anggota badan, seperti tangan, kaki
Hanya potongan separoh tanpa kepala.


Allahu a’lam
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

+ Create Comment + 26 Responses so far.

12 Maret 2013 21.34

terima kasih...sebenarnya setiap orang harus ambil tahukan?

12 Maret 2013 23.27

wahhh..ajibbb sob..makasih untuk ilmunya sob....

12 Maret 2013 23.28

Ini menurut ajaran agama islam ya bro? Baru tau saya tentang ini soalnya non muslim hehehe

13 Maret 2013 06.45

Jadi merinding sob. Mudah2an tidak terjadi di daerah saya. *amin. . .

13 Maret 2013 07.17

bener, sob! Moga penanganan mayit mutilasi di indonesia udah kayak keterangan di atas... :)

13 Maret 2013 07.24

Posting yang bermanfaat .semoga dapat pahala yang berlimpah.amin...

13 Maret 2013 08.51

Thanks infonya gan :D

13 Maret 2013 10.23

walaupun ndak lazim...keadaan si mayit...tetep masih ada aturan utk mengkafani dan memandikannya ya bang..
#trima ksh buat info dan ilmu nya :)

13 Maret 2013 10.54

Backlinks Nya Di Tunggu

13 Maret 2013 12.09

ehehehe thenks infonye

13 Maret 2013 14.42

Wah Bagus Sekali Gan Artikel Nya Saya Kasih Jempol 2 Deh (y) (y)

Backlinks Nya Di Tunggu Gan ^_^ !!!

13 Maret 2013 15.57

semoga yg baik baik selalu dekat dengan keluarga kami.

13 Maret 2013 18.49

selamat malam gan
udah lama nih ane ga berkunjung ini blog
maaf ya gan
ane cman blog walking mempererat silahturahmi blogger
terima kasih ^_^

13 Maret 2013 20.10

@Miz TiaAamiin....

13 Maret 2013 21.32

saya merasa aneh dgn negara ini, mas..
semua warga negaranya hampir seluruh beragama islam, namun tp mengapa sikapnya itu yg tidak menunjukan bahwa ia islam..??

13 Maret 2013 21.38

@eksaksemoga aja demikian.. *smile

13 Maret 2013 21.43

@Adytiya Hary Priyatnaitulah yg membuat prihatin sob.., tp smg aja kita2 ini sbgi generasi penerus gk demikian...

14 Maret 2013 07.11

Absen pagi kawan. Hehehe

14 Maret 2013 09.25

wah, makasih infonya mas...

14 Maret 2013 13.42

subhanallaah, ilmu sekali, sekaligus mengerikan.
ya Mas, meski begitu, kita selalu mengharapkan jangan pernah memandikan yang seperti ini.

14 Maret 2013 16.02

Ini ilmu yang bermanfaat sob..trimaksih sudah berbagi pengetahuan...

14 Maret 2013 16.31

Sob, saya memperhatikan sajalah ngeri saya lihat kalau udah kata memandikan dan mengkafani gak tahan darah ya,karena selalu kejadian lihat hal yang seperti ini di TV, gpp kan sob :)

14 Maret 2013 17.36

ada juga ya yang tega mutilasi orang

14 Maret 2013 18.11

@Abed Saragihkita berdua sama sob.. sy jg gk tahan liatnya, yg ngurus jenazah itu hny mereka2 yg mampu baik dr segi ilmu dan segi kuat mentalnya *smile

14 Maret 2013 18.55

Share yg bermanfaat ini gan... Hal2 seperti diatas memang sepatutnya harus di ketahui oleh setiap muslim..

14 Maret 2013 20.10

sungguh islam sangat memuliakan manusia sampai korban mutilasipun tetap ada aturan nya untk dkafani dst.

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup