Home » » New Age Movement, NLP, dan Tatanan Dunia Baru. Bag. 1

New Age Movement, NLP, dan Tatanan Dunia Baru. Bag. 1

New_Age_Movement

Mereka mengaku miliki kekuatan Tuhan. Mereka tidak mengenal imam, tetapi Guru & Master.

Banyak yang menyangka bahwa New Age Movement hanyalah pergerakan masyarakat Barat kembali kepada paganisme menjadi neo-paganisme. Sebetulnya persangkaan itu kurang benar. Sebab New Age Movement adalah suatu bentuk yang sangat adaptif. Sangat adaptif artinya dia mudah menerima bentuk apapun yang moderen, agama, ekonomi, budaya kelompok tertentu, bahkan science. Ia bisa minta diterima dan ia akan menerima sesuatu yang dihadapinya namun kemudian disesuaikan dengan kebutuhan pergerakannya, yaitu kemenangan menguasai dunia dengan visinya. Visinya bahwa dunia akan kembali kepada kekuatan the inner energy atau the spirit of the universe yaitu kekuatan dari dalam dari setiap manusia, rasional science dengan sendirinya akan menghilang. Akibatnya science menjadi psedudoscience. Tidak dapat tunduk kepada scientific truth karena the inner energy ditanggapi sebagai kebenaran yang paling tinggi.

New Age Movement tidak mempunyai wadah organisasi dan tidak ada payung organisasi. Masing-masing bergerak dengan interest-nya masing-masing (kesehatan, ekonomi, pendidikan dan sebagainya), dan membangun kelompok-kelompok dengan interesnya. Karena itu New Age Movement dapat dalam bentuk warna warni, baik kegiatan maupun intensitasnya. Sekalipun begitu semua kelompok New Age Movement mempunyai kesamaan yaitu, ingin mencapai bentuk spiritual yang radikal.

New Age Movement bukan suatu gerakan yang radikal, namun dengan spiritual yang radikal dan adaptasi kemana saja inilah yang harus kita pahami. Sebagaimana dalil yang sering dikemukakan oleh para antropolog bahwa andaikan salah satu sistem dalam masyarakat berubah maka akan mempengaruhi sistem yang lain. Terlebih lagi jika dibalik perilaku budaya setiap anggota kelompok itu adalah sistem kepercayaan yang mempunyai integrasi yang sangat kuat, maka semua sistem budaya (ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, dan sebagainya) akan mengikuti perubahan. Perubahan ke depan ini sudah diprediksi oleh Merilyn Ferguson, bahwa jika setiap individu di dunia mempunyai kepercayaan ini, dengan begitu terjadilah pergeseran paradigma kehidupan, maka dunia akan menuju era lain, yang disebutnya The New World Order atau era Aquarius di bawah kekuatan The New Ager. Perubahan paradigma menuju dunia baru ia sebut sebagai proses transformasi.

Begitu adaptifnya New Age Movement ini, yang lalu mengadopsi dari bentuk lain masuk ke dalam bentuk yang diinginkannya ini oleh para New Ager sering disebutnya sebagai liberalisasi. Kebebasan. Ia tak mempunyai ambiguity kebenaran, antara benar dan salah, antara buruk dan baik, yang ada adalah relatif. Hal ini karena inti dari spiritualisme yang selalu dianggap benar.

Buku-buku New Age senantiasa akan mengajarkan kemenangan, sebagai superhuman, dan menjadi orang terdepan. Seperti yang diuraikan oleh Merilyn Ferguson dalam bukunya The Aquarian Conspiracy, bahwa kemenangan itu diberinya nama New Age Movement menuju New World Order di bawah konspirasi dan networking para New Ager.

Pada prinsipnya seperti yang dijelaskan Ferguson, semuanya berawal dari adanya perubahan paradigma di tingkat individu, dimana orang kembali kepada filosofi agama-agama Timur. Filosofi maupun praktek-praktek agama Timur (Buddha, Krishna, Hindu, Pantheisme, dan Kristen) yang kemudian diramu kembali menjadi sebuah ciri khas sistem kepercayaan New Age Movement yaitu semuanya berpusat pada kekuatan the inner energy sebagai Tuhan yang impersonal. Tuhan yang berada di dalam setiap manusia. Atau One in all, dan all in one. Semua Tuhan, Tuhan adalah Universe. Bila kita membaca buku-buku Deepak Chopra misalnya The Third Jesus, akan terasa sekali penjelasannya bahwa kita bisa mencapai tingkatan Jesus. Dan semua bisa, sehingga dunia ini akan menjadi harmonis.

Cara meningkatkan consiousness guna mendapatkan dan melatih the inner energy hingga tingkatan tinggi yang diajarkan oleh para New Ager misalnya saja oleh Hari Krisna dan Depaak Chopra. Hari Krisna dan Depaak Chopra adalah guru New Age yang ajarannya menjadi panduan para New Ager. Ajaran mencapai tingkatan the inner energy yang paling tinggi adalah dengan melakukan meditasi. Meditasi itu kini mulai dikembangkan juga melalui hipnose, dan terakhir menggunakan alat neurofeedback. Hipnose dikembangkan bukan hanya untuk orang lain namun juga dikembangkan untuk diri sendiri. Meditasi, hipnose, dan neurofeedback dikembangkan dengan musik dan film video.

Bila kita berselancar dengan internet kita akan dapat menemui banyak sekali program ini. Program ini membanjiri pasaran sebagai komoditas perdagangan yang cukup laku dan mempunyai pasaran yang luas. Bahkan buku-buku new ager selalu menjadi best seller. Buku-bukunya sangat murah di bawah harga buku-buku ilmiah yang memang terhitung mahal, sehingga buku-buku New Age dapat dijangkau oleh siapapun. Dengan bahasa dan penjelasan yang sangat nalar sehingga sangat mudah diterima masyarakat umum, sekalipun seringkali tidak tepat secara ilmiah (pseudoscience) dan tidak didukung oleh bukti ilmiah.

Bersambung ke New Age Movement, NLP, dan Tatanan Dunia Baru. Bag. 2 
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup