Home » » Imam Terlalu Cepat dalam Shalat Tarawih

Imam Terlalu Cepat dalam Shalat Tarawih

Imam Tarwih

Ada komentar sebagai berikut dari Saudara Santoso di website muslim.or.id: “... Bahkan saya tidak sanggup menyelesaikan bacaan2 sholat (ruku, sujud, dll) [dalam shalat tarawih], saking cepatnya.

Ada masjid yg lebih mendekati sunnah lokasinya jauh, mesti naik angkot atau motor.”

Artinya si penanya merasa imamnya terlalu kecepatan di dalam shalat sehingga dia tidak bisa menyelasaikan bacaan-bacaan dalam shalat. Berikut akan kami bawakan fatwa Al Lajnah Ad Da-imah.

Fatwa Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap dalam Riset Ilmiyyah dan Fatwa di Saudi Arabia), Soal Kelima dari Fatwa no. 6914

Soal:
Terkadang imam begitu cepat dalam membaca surat (atau bacaan dzikir lainnya) ketika shalat tarawih, sampai hampir-hampir orang yang shalat di belakangnya  tidak mampu membaca surat (atau bacaan shalat) atau tidak mampu menyempurnakan bacaan Al Fatihah. Apakah shalat seperti ini sah?

Jawab:
Disyari’atkan untuk memilih imam lain agar bisa betul dalam membaca Al Qur’an secara tartil dan bisa lebih thuma’ninah dalam shalat. Namun jika hal ini tidak bisa dilakukan, maka orang tersebut lebih baik shalat di rumahnya. Dan sudah selayaknya bagi makmum yang pendapatnya bisa didengar oleh imam untuk menasehati imam tersebut agar membaca Al Qur’an secara tartil dan thuma’ninah dalam shalat. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama adalah nasehat (senantiasa mengharapkan kebaikan pada yang lain).” [1]

Wa billahi taufiq, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa alihi wa shohbihi wa sallam.
Yang menandatangani fatwa ini: Abdullah bin Qu’ud dan Abdullah bin Ghodyan sebagai anggota, ‘Abdur Rozaq ‘Afifi sebagai Wakil Ketua, dan ‘Abdul Aziz bin Baz sebagai Ketua.

Nasehat
Jika kita adalah orang yang terpandang dan bisa didengar pendapatnya oleh imam yang cepat bacaannya tadi, maka sudah sepatutnya kita menasehatinya agar lebih thuma’ninah dalam shalat dan lebih tartil dalam membaca surat.

Jika kita adalah orang yang bisa mengganti dan memilih imam lain, maka kita berusaha mencari penggantinya.

Namun, jika kita selaku jama’ah biasa dan pendapat kita tidak mungkin didengar, maka pendapat Lajnah di atas bisa kita ikuti selama tidak terjadi fitnah yang lebih besar di masyarakat atau kita berusaha cari masjid lainnya yang lebih thuma’ninah dalam shalat.

Akan tetapi jika bisa terjadi fitnah, mungkin kita tetap shalat di belakang imam tadi, namun setelah itu kita mengulangi shalat tarawih tadi di rumah. Wallahu a’lam.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal


[1] HR. Muslim no. 55, Abu Daud no. 4944, An Nasa-i no. 4197-4200, At Tirmidzi no. 1926, Ad Darimi 2/311

(Akan selalu diupdate, insya Allah)
Kumpulan Artikel Ramadhan. Rohis Facebook
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

+ Create Comment + 23 Responses so far.

17 Juli 2013 20.39

Komentar Boku tadi kemana ya.., hehehehe..smile dan salam silaturahmi sobatku..

17 Juli 2013 20.54

@Boku no Blogkomen pak Boku gk kemana2... :)

salam jg pak.., smg puasax lancar2 aja... *Smile

17 Juli 2013 21.00

wah bener tuh gan.. dikampung saya juga cepet apalagi yang pas sudut attahyatul, saya sampe ngga menyelesaikan bacaannya :D wkwkw

17 Juli 2013 22.04

sama tu, ngebut

18 Juli 2013 09.50

@Rohis Facebook komentnya di colong maling gan,. wkwkwkkw

18 Juli 2013 09.52

Wah, kalo di mesjid kami seperti itu pasti kamu protes tuh si ustadz, bila perlu gak usah di pake lagi jadi imam,.

18 Juli 2013 10.00

wah kasus nya sama dengan di kampungku sob..tapi mau gimana lagi...

18 Juli 2013 10.05

mungkin aja cepet biar cepet kalr, imamnya lagi kebelet..hehe

18 Juli 2013 10.11

@Mahfid Mayantosolusinya sdh ada dalam artikel mas... *smile

18 Juli 2013 12.08

bener banget mas :D kalo cepet kadang2 belum kelar takbir udah aminn aja :D

18 Juli 2013 12.20

benar mas..imam dirumah saya juga seperti itu. Baca surahnya cepat banget. Mungkin karena mengejar rokaat kali, padahal dialquran sudah dijelaskan agar membaca alquran dengan tartil.

18 Juli 2013 13.05

iya nih kalo di dkt rumahku juga kadang shalat tarawehnya terasa cepat...
kalo dihitung.. shalat isya+ceramah(ga terlalu panjang)+taraweh+witir itu selesainya sampe setengah 9 malam aja

18 Juli 2013 13.06

@babol onlybenar banget mas, alquran itu hrs dibca dgn tartil..

Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” (QS. Al-Muzammil: 4)

18 Juli 2013 13.29

bener tu.. pernah juga ga sempet selesain bacaannya tapi ketinggalan dikit gak apa kan.

terus kalo terlalu cepat kasian juga yang udah lanjut usia.

18 Juli 2013 14.18

wach blog yang snagat informatif mas dan design yang bagus dan keren oh iya slam kenal ya mas..

salam :D

18 Juli 2013 15.43

sebaiknya sedang -sedang saja yah,jangan terlalu cepat,tapi juga jangan terlalu lambat,,,

19 Juli 2013 09.04

kalo ane justru lebih suka imam yang cepet kalo lagi sholat tarawih, hehe ^_^

19 Juli 2013 09.05

imamnya mentingin diri sendiri tuh kalo begitu mah :)

19 Juli 2013 12.53

kejar yang sholat traweh 23rakaat,,,kebanyakan kilat

19 Juli 2013 15.42

Iya ditempat saya juga bacaannya ngebut sob, tapi asik sih tambah semangat terus nggak ngantuk. Cuma kasian sama orang yang sudah tua..

19 Juli 2013 20.02

trmksih kang infonya sangat bermanfaat sekali kang

20 Juli 2013 00.22

Kalau lama-lama malah ngantuk gan :D

20 Juli 2013 06.51

mendingan imam-nya ditegur demi kebaikan semua jamaah masjid ...salam :-)

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup