Home » , » Terompet Tahun Baru

Terompet Tahun Baru

hukum teromper
Pertanyaan:
 
a. Apa hukum membunyikan terompet?
b. Apa pula hukum membunyikan terompet di malam tahun baru?
Matur nuwun
dari: Tri K

Jawaban:
Wa’alaikumussalam
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah

Pertama, terkait dengan masalah terompet, mari kita simak hadis berikut:
عن أبي عمير بن أنس عن عمومة له من الأنصار قال اهتم النبي صلى الله عليه و سلم للصلاة كيف يجمع الناس لها فقيل له انصب راية عند حضور الصلاة فاذا رأوها أذن بعضهم بعضا فلم يعجبه ذلك قال فذكروا له القنع شبور اليهود فلم يعجبه ذلك وقال هو من أمر اليهود قال فذكر له الناقوس فقال هو من فعل النصارى فانصرف عبد الله بن زيد بن

Dari Abu ‘Umair bin Anas dari bibinya yang termasuk shahabiyah anshar, “Nabi memikirkan bagaimana cara mengumpulkan orang untuk shalat berjamaah. Ada beberapa orang yang memberikan usulan. Yang pertama mengatakan, ‘Kibarkanlah bendera ketika waktu shalat tiba. Jika orang-orang melihat ada bendera yang berkibar maka mereka akan saling memberi tahukan tibanya waktu shalat’. Namun Nabi tidak menyetujuinya. Orang kedua mengusulkan agar memakai terompet. Nabi pun tidak setuju, beliau bersabda, ‘Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi.’ Orang ketiga mengusulkan agar memakai lonceng. Nabi berkomentar, ‘Itu adalah perilaku Nasrani.’ Setelah kejadian tersebut, Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi pun pulang.” (HR. Abu Daud, no.498 dan Al-Baihaqi, no.1704)

Setelah menyebutkan hadis di atas, Syaikhul islam mengatakan, “Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau tidak suka dengan terompet gaya yahudi yang ditiup, beliau beralasan, itu adalah kebiasaan Yahudi…(Iqtidha’ Shirat al-Mustaqim, Hal.117 – 118)

Berdasarkan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa terompet termasuk benda yang tidak disukai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena meniru kebiasaan orang Yahudi. Seorang yang mencintai Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan membenci Yahudi tentunya akan lebih memilih petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari pada petunjuk Yahudi yang sesat.

Kedua, Membunyikan Terompet Tahun Baru
Pada rubrik sebelumnya, telah ditegaskan bahwa tahun baru termasuk hari raya orang kafir. Keterangan selengkapnya bisa anda baca di: http://konsultasisyariah.com/hukum-merayakan-tahun-baru.

Sementara itu, semua orang sadar bahwa membunyikan terompet tahun baru, hakikatnya adalah turut bergembira dan merayakan kedatangan tahun baru. Dan sikap semacam ini tidak dibolehkan. Seorang mukmin yang mencintai agamanya, dan membenci ajaran kekafiran akan berusaha menghindarinya semaksimal mungkin.

Dengan demikian, membunyikan terompet di tahun baru berarti melakukan dua pelanggaran; pertama, membunyikan terompet itu sendiri, yang ini merupakan kebiasaan dan ajaran orang Yahudi dan kedua, perbuatan ini termasuk turut memeriahkan hari raya orang kafir.

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

+ Create Comment + 8 Responses so far.

30 Desember 2012 14.53

informasi yang bermanfaat teman :)

30 Desember 2012 16.14

@Herman Bagusthx kawan.., smg bermanfaat.. *smile

30 Desember 2012 20.43

Sya benci dgn terompet ,,, krna membuatnya jd bising

30 Desember 2012 20.51

Namun realitanya semuanya kalah dengan kebiasaan dan ketidak tahuan mereka tentang hukum islam. Terimakasih informasinya kawan, jadi tambah pengetahuan saya setelah membaca beberapa artikel anda.

31 Desember 2012 13.22

nice info kawan..

visit back ya http://www.ilhamproject.com/

31 Desember 2012 13.52

Bagi Muslim mawasdiri itu sangatlah penting, seperti halnya dalam hal merayakan hari-hari besar Islam ataupun Nasional bahkan Internasional seperti tahun baru. Kita perlu tahu kebiasaan dari sikap orang-orang nonis yang merayakannya dengan cara mereka, tidaklah pantas jika kita mengikutinya karena sebagai Muslim kita punya cara sendiri dan cara itu acuan kita adalah karena mengharap keridho'an Allah semata. Karena sejatinya keImanan seorang Muslim bukan ada karena ikut-ikutan ataupun turunan. Seperti halnya terompet sudah sangat jelas, bahwa Rasulullah melarang membunyikan terompet sebagai media agar para jamaah berkumpul untuk menunaikan Ibadah. Karena tujuan hidup kita umat Muslim adalah Ibadah jadi apa-apa yang kita lakukan harus disertai dengan landasaannya yakni Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah.

Perayaan tahun baru adalah salah satu momen terpenting bagi kita, sebagai langkah baru untuk menjadi yang lebih baik yaitu sebagai moment bersyukur & evaluasi (taubat). Tidak hanya ketika pada tahun baru hijriah atau tahun baru saja.., disetiap waktunyapun kita harus merayakan'a (bersyukur atas nikmat yang Allah berikan/ bertaubat) karena pas lagi moment tahun baru nih, moment inipun bisa kita jadikan tempatnya bersyukur dengan sungguh-sungguh berupaya tuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepan ditahun 2013 Insya Allah tidak hanya kpd sesama tetapi yang lebih prioritas yakni Allah Subhanahu wata'ala. So.. rayakan dengan cara yang sholeh dengan berdo'a, evaluasi, merealisasikan dan aplikasi itu lebih penting sebagai wujud bentuk syukur kita (Ibadah) Insya Allah dalam menyambut tahun baru ini semoga menjadi nilai Ibadah di sisi Allah subhanahu wata'ala. aamiin...

1 Januari 2013 07.28

kisah ini sblumnya pernah aku baca sob.. trims ksh sdh mengingatkan kembali :)

2 Januari 2013 09.33

wah kemaren ane juga pengen nulis tentang ini gan.. tapi ane kurang sumber pengetahuan tentang ini jadi masih kumasukkan draft.. hehee..:D

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup