Home » » Serba-serbi Peserta Ujian Nasional

Serba-serbi Peserta Ujian Nasional

 Peserta_Ujian_Nasional

Ujian Nasional atau yang biasa disebut UN merupakan ujian yan diselenggarakan bagi mereka yang menempuh Sekolah Dasar (SD) dan Menengah (SMA) bagi sebagian siswa-siswi mengikuti Ujian Nasional adalah sebuah ketakutan tersendiri.

Lulus atau tidaknya mereka tergantung sesuai kemampuan siswa-siswi tersebut dalam mengerjakan soal-soal yang telah disediakan dan tahukah Anda dibalik ketegangan dan keseriusan para siswa mengikuti UN berbagai macam hal menarik terjadi selama penyelenggaraan Ujian Nasional berlangsung.

Apa saja kah itu?
Inilah serba-serbi Peserta Ujian Nasional versi On The Spot.

Nenek 61 Tahun Jadi Peserta UN
Nampaknya usia tak menghalangi niat seorang Nenek bernama Ramdoniah ini, nenek 61 tahun yang telah mempunyai 8 orang cucu ini terlihat sangat bersemangat mengikuti ujian paket C di SMP Negeri 2 Depok Jawa Barat.

Jelang ujian paket C berlangsung nenek Ramdoniah terlihat senang sekaligus gugup, nenek 4 anak ini mengaku pendidikan sangatlah penting, sehingga meski usianya memasuki 61 tahun ia tetap ikut ujian pake C.

Rencananya setelah meraih ijazah paket C ia akan melanjutkan kuliah jurusan agama.

Ramdoniah merupakan peserta tertua yang mengikuti ujian paket C, selama ini ia telah menyekolahlan ke 4 orang anaknya menjadi sarjana.

Lantaran semua anaknya sudah mandiri, kini rencana untuk bersekolah kembali tumbuh dihati sang nenek. Keinginan dirinya untuk ujian paket C ini didorong oleh cucunya, cucu tertuanya yang sudah SMP mendoakanya agar sang nenek lulus paket C tentunya dengan nilai yang memuaskan.

Ikut Ujian dengan digendong sang Ibu
Di Pelewali Mandar Sulaersi Barat seorang ibu dengan penuh kasih sayang menggendong anaknya yang tengah mengikuti ujian nasional.

Ini karena putranya yang bersekolah di SMP Negeri 5 Wonomuliyo mengalami kecelakaan beberapa pekan sebelum ujian dilaksanakan. 

Sang anak yang bernama Mulyadi harus mengalami luka dikaki karena peristiwa tersebut. Meski harus bergantung pada ibunya, niat Mulyadi untuk meraih cita-cita tak pernah surut, ia tetap berusaha belajar dengan tekun dan berangkat sekolah lebih awal agar tidak terlambat ujian.  

Tentu saja berkat bantuan ibunda tercinta yang selalu setia, kendati kerap mendapat olokan dari teman-teman sekolahnya Mulyadi mengaku tidak pernah merasa malu karena tekadnya telah bulat untuk mengikuti ujian akhir nasional ini, semoga perjuangannya membuahkan hasil.

Peserta UN menginap di Sekolah
Menghadapi ujian nasional tingkat SMP sederajad jumlah murid madrasah Tsanawiyah Negeri Kediri di Lombok Barat Nusa Tenggara Barat memilih menginap disekolah, hal ini dilakukan karena para murid khawatir terlambat datang ikut ujian lantaran jarak rumah yang jauh dari sekolah.

Para murid ini mulai berdatangan kesekolah mulai hari Minggu sore, mereka membawa pakaian dan peralatan tidur seadanya untuk menginap diruangan kelas sekolahnya, selama ujian nasional berlangsung.

Pihak sekolah pun merubah dua ruang kelas menjadi ruangan tidur bagi murid-muridnya ini, dari 60 murid peserta ujian hampir separuh diantaranya menginap disekolah, selain bisa berkonsentrasi menghadapi ujian nasional para murid ini juga bisa belajar bersama menyelesaikan contoh-contoh soal ujian.

Kakek Ikut UN, lupa bawa Kacamata
Meski usianya tak lagi muda, seorang kakek di Polewali Mandar Sulawesi Barat sangat antusias mengikuti ujian nasional. Zainuddin kakek yang berusia 60 tahun ini mengerjakan soal ujian nasional paket C dengan penuh percaya diri, sayangnya Zainuddin kesulitan untuk mengisi lembar jawaban karena lupa membawa kacamata, meski demikian ia tetap semangat mengikuti ujian demi mendapatkan ijazah dengan sabar Zainuddin yang berprofesi sebagai seorang kepala desa ini berusaha menyelesaikan soal-soal yang ada dihadapannya kendati harus berulang kali dibantu pengawas agar tidak salah melingkari jawaban.

Zainuddin mengaku tidak malu mengikuti ujian nasional ini kendati harus mengikutinya bersama puluhan peserta lainnya yang usianya jauh lebi muda.

Mengisi Soal Ujian di Rumah sakit
Seorang siswa bernama Muhammad Takdir dari Sekolah menengah tingkat akhir Negeri 4 Watampone Kabupaten Bone, terpaksa harus mengikuti ujian nasional dibangsal rumah sakit umum daerah Tendri Waru Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ia terpaksa menjalani hal ini karena dua hari sebelum ujian dimulai, Muhammad Takdir didiagnosa dokter mengindap penyakit diare dehidrasi, yang mengharuskannya mendapatkan perawatan.

Atas kebijakan sekolah dengan didampingi dan diawasi polisi dan guru siswa ini menjalani ujian layaknya pasien, lengkap dengan infus yang masih menempel ditangannya dan tanpa seragam sekolah.

Peserta UN menangis massal
Ujian nasional ternyata masih menjadi hal momok menakutkan bagi sebagian pelajar, ratusan siswa-siswi Negeri 6 Surabaya ini menangis histeris saat melakukan acara doa bersama di Masjid Agung Al Akbar Surabaya.

Semula siswa yang duduk berdampingan dengan orang tuanya ini duduk tenang mendengarkan ceramah namun tak lama kemudian mereka berangkulan dan mulai menangis orang tua juga tak kuasa membendung airmata ketika didekap erat anak mereka.

Para siswa takut karena nilai ujian akan menjadi acuan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi, belum lagi mereka harus menghadapi sistem baru yang cukup asing bagi mereka yaitu UNAS ON-Line.

Sumber:
On The Spot, Trans7
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup