Home » » Uap Rokok Elektrik Berbahaya Bagi Perokok Pasif

Uap Rokok Elektrik Berbahaya Bagi Perokok Pasif

Bahaya_Rokok_Elektrik

Rokok elektrik menghasilkan uap, beda dengan rokok biasa yang menghasilkan asap, tapi tahukah Anda bahwa ternyata antara rokok tembakau yang menghasilkan asap dan rokok elektrik yang menghasilkan uap sama-sama berbahaya bagi perokok pasif, berikut ulasan singkatnya.

Mengapa dikatakan sama-sama berbahaya? karena bahan utama rokok biasa dan rokok elektrik adalah tembakau, hanya proses pengolahan tembakaunya saja yang berbeda.

Semua sudah paham bahwa pada rokok biasa asap yang dihasilkan adalah melalui proses pembakaran pada tembakau, sedang kan pada rokok elektrik tembakau dipanaskan sehingga menghasilkan uap. 

Dengan melihat kesamaan bahan dasar antara rokok biasa dan rokok elektrik, kita sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa rokok biasa dan rokok elektrik berbahaya bagi perokok aktif dan tentunya perokok pasif.

Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K) , MARS, DTM&H, DTCE, melalui surat elektronik yang dikirim kepada redaksi Health-Liputan6.com menjelaskan bahwa, "Efek terhadap orang lain (second hand smoke) tetap ada mengingat penggunaan rokok elektrik ini menghasilkan emisi partikel halus nikotin dan zat-zat berbahaya lain ke udara di ruang tertutup".

Sang Prof yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Balitbangkes Kementerian Kesehatan kembali menjelaskan sebab bahayanya, "hal ini disebabkan karena cairan di dalam vaping mengandung nikotin serta propilon glycol.

Nikotin merupakan salah satu bahan yang terdapat pada rokok tembakau, sedangkan propilon glycol yaitu suatu zat yang dapat menyebabkan iritasi jika dihirup. Biasanya zat ini digunakan untuk pembuatan shampoo, sebagai pengawet makanan dan pelarut obat-obatan".

Kalau pun ada yang berkilah mengatakan bahwa kandungan nikotin pada Rokok elektrik rendah jadi tidak berbahaya, maka secara sederhana kita pun mengingatkan kalau nikotin itu sedikit atau pun banyak tetap berbahaya. 

David Hammond salah seorang peneliti dari University of Waterloo, Kanada, Mengatakan: "Sedikit atau pun banyak kadar nikotin dalam rokok maka tetaplah menjadi racun bagi tubuh".

Sumber:
merdeka.com
health.liputan6.com
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup