Home » » Pesawat Air Asia QZ8501 Diperkirakan Jatuh Karena Awan Kumulonimbus

Pesawat Air Asia QZ8501 Diperkirakan Jatuh Karena Awan Kumulonimbus

Jatuhnya_Pesawat_Air_Asia_QZ8501
Cuaca memang salah satu yang harus dicermati dalam dunia penerbangan apalagi saat bulan Desembar seperti sekarang, kawasan Indonesia memasuki musim hujan dengan angin yang kencang. 

Sempat mengemuka bahwa awan tebal Kumulonimbus yang menjadi penyebab hilangnya Pesawat Air Asia tujuan Surabaya-Singapura. 

Dalam setiap penerbangan cuaca menjadi faktor yang krusial, meski teknologi penerbangan sekarang sudah mutakhir cuaca seolah tetap menjadi misteri. 

Airbus A320-200 AirAsia yang hilang kontak masih dalam pencarian, meski belum jelas penyebab hilangnya pesawat dugaan faktor cuaca mengemuka, apalgi BMKG menyebutkan bahwa saat pesawat hilang kontak terjadi cuaca buruk berupa awan kumulonimbus yang sangat tebal didaerah Tanjang pandan, Belitung. 

Kondisi ini tentu semakin menegaskan saat pilot pesawat Air Asia QZ8501 meminta izin menaikkan pesawar dari ketinggian 32 ribu kaki menuju ke 38 ribu kaki. 

Dari sisi teori awan kumulonimbus jika sangat kuat bisa menjatuhkan pesawat  apalagi bisa menghasilkan angin turun kecepatannya hingga 40 knot. 

Cuaca buruk ketika penerbangan dapat disebabkan karena turbolensi, yaitu pergulakan udara yang umumnya tidak dapat dilihat, penyebabnya adalah suhu atau pemanasan dari matahari yang menyebabkkan masa udara panas naik dan sebaliknya masa udara dingin turun. 

Berikut adalah Updraft dan downdraft pada awan kumulonimbus, Updraft atau downdraft adalah pergerakan vertikal masa udara sebagai bagian dari fenomena cuaca, jika Updraft dan downdraft sangat kuat akan mengakibatkan pesawat mengalami turbolensi.

Selanjutnya ada pula Icing, Icing adalah kondisi dimana terbentuk es dipermukaan badan pesawat, kondisi  ini jika terjadi terus menerus akan menyebabkan kerusakan mesin, yang terakhir adalah kilat, yaitu sambaran kilat pada pesawat terbang akan merusakkan peralatan navigasi juga sistem peralatan lainnya dalam pesawat. 

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin mengungkapkan bahwa adanya dinamika cuaca yang sangat aktif, adanya awan kumulonimbus, dan terdapat pesawat di atasnya menyulitkan kondisi pesawat Air Asia QZ8501.

"Kemungkinan pesawat mengalami turbulensi hebat karena tidak bisa menghindar dari awan kumulonimbus yang menjulang tinggi. Pesawat tidak mampu menghindar walaupun dengan naik ke atas. Belok ke kanan atau ke kiri juga sulit, akhirnya harus masuk," ungkap Thomas.
Dengan masuk, Thomas mengungkapkan, pesawat akan mengalami goncangan hebat. "Jika memang masuk, saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi mungkin pesawat tidak bisa dipertahankan ketinggiannya," imbuh Thomas. 

Hingga saat ini sebagian besar kawasan Indonesia sedang ditutupi oleh awan tebal ini, oleh karena itu penerbangan dikawasan yang tengah diselimuti awan kumulonimbus tidak disarankan.

Sumber: 
Trans7
nasional.kompas.com
sains.kompas.com
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Rohis Facebook

Poskan Komentar

Terima Kasih banyak atas saran dan kritiknya.

Sama seperti peraturan yang dibuat oleh para blogger pada umumnya.., cuma disini saya harapkan agar para pengunjung untuk lebih fokus pada artikel kami yang bertemakan Agama (Islam), khususnya untuk saudara-saudari kami yang Muslim dan Muslimah.

0. Yang OOT silahkan masuk ke menu Buku Tamu/Blogwalking!
1. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
2. Komentar yang berbau JUDI/TOGEL, Porno tidak akan di Moderasi!
3. Harus Sopan
4. Admin tidak meladeni Debat kusir
5. Bercanda gk boleh ada unsur pornonya dan unsur Bohongnya
6. Silahkan melampirkan link Mati, gk boleh link hidup